4/19/11

Tanya Jawab Seputar Pengantar Ilmu Hukum Part 1

1.  1. Tanya  :  Apakah yang di maksud dengan ilmu hukum
   Jawab  :  Pengantar ilmu hukum ialah  suatu ilmu yang :
a.       Merupakan atau dasar bagi setiap orang dalam mempelajari ilmu hukum yang amat luas ruang lingkupnya,
b.      Memberikan dan menanamkan kepada setiap orang yang mempelajari ilmu hukum:
  • 1.      Pengertian–pengertian dasar dari berbagai istilah (terminologi) dalam ilmu hukum
  • 2.      Pengertian–pengerrtian dasar mengenai berbagai persoalan yang menjadi bahan-bahan pelajaran utama dan harus dikuasai dalam mempelajari ilmu hukum
  • 3.      Batasan-batasan yang jelas antara hal yang satu dengan hal yang lainnya  serta hubungannya antara satu sama lain (termasuk di dalamnya berbagai perbandingan tentang persamaan dan perbedaan anatara satu sama lain )  dan sebagainya
  • 4.      Gambaran dasar yang jelas tentang sendi-sendi  utama seluruh ilmu hukum yang menjadi kerangka dari ilmu hukum itu sendiri, baik secara  garis besar ataupun menyeluruh
  • 5.      Berbagai pandangan/ ajaran/ aliran penting yang ada di dalamnya.
2. Tanya : Apakah yang di maksud dengan ilmu hukum ?
    Jawab : Hukum yaitu pengetahuan yang khusus mengajarkan kepada kita
3. Tanya : Jadi bagaimanakah hakikat daripada pengantar ilmu hukum itu?
    Jawab : Pengantar ilmu hukum pada hakikatnya merupakan fundamen atau dasar dari pengetahuan hukum, di mana didalamnya tertanam pengertian-pengertian dasa yang menjadi akar daripada ilmu atau pengetahuan hukum
4.  Tanya  :  Di manakah letak hubungan antara disiplin hukum dan ilm hukum?
     Jawab  :  Ilmu hukum merupakan salah satu bagian daripada disiplin hukum.
5.  Tanya  :  Apakah yang di maksud dengan ilmu pengertian hukum ?
   Jawab  : Ilmu penertian hukum ialah suatu cabang atau bagian dari  ilmu hukum yang khusus mengajarkan tentang pengertian – pengertian dasar yang terdapat  dalam ruang lingkup ilmu hukum.
6. Tanya  : Apakah yang di maksud dengan filsafat hukum ?
   Jawab  : Filsafat hukum ialah suatu disiplin atau sistem ajaran yang pada hakikatnya menjadi kerangka utama bagi segala ilmu hukum dan hukum itu sendiri beserta segala unsur pelaksanaannya dan penerpannya..
7. Tanya :  Di manakah letak hubungan antara disiplin hukum  dan ilmu hukum
    Jawab : Ilmu hukum merupan bagian dari disiplin hukum
 8. Tanya :  Apakah yang di maksud dengan ilmu kaidah hukum?
  Jawab : Ilmu tentang kaidah hukum ialah suatu cabang atau bagian dari ilmu hukum yang khusus mengajarkan kepada kita perihal kaidah hukum idan segala seluk beluk yang bertalian di dalamnya, misalkan perumusan, pembagian menurut macam, wujud, sifat, esensi, eksistensi, tujuan dan sebagiannya .
9.
Tanya :
Apkah yamg di maksud dengan politik hukum

Jawab :
Politik hukum ialah suatu dasar kebijaksanaan yang menjadi landasan    pelaksanan dan penerapa hukum yang bersangkutan .
10.
Tanya :
Apa yang di maksid das sollen

Jawab :
Yang di maksud dengan das sollen adalah segala sesuatu yang merupakan keharusan atau yang mengharuskan kita untuk befikir dan bertindak secara tertentu dalam menghadapi pekerjaan atau masalah  tertentu pula


Contoh:
a.       Kalau kita membeli barang, kita harus membayar  harga pembeliannya sampai   lunas.
b.      Kalau kita punya utang kita harus melunasinya
c.       Kalau ita menyeberang jalan raya, haruslah di zebra cross atau di di jembatan penyeberangsn dan sebagiannya.
Jadi semua yang di contohkan di atas ini adalah segala keharusan yang masihIberupa teori-teori nornatif dan sekaligus juga norma-norma teoritis yang belum menjelma dalam pelaksanaan,. Karena itu das sollen sering di sebut orang dengan istilah “ dunia norma”, atau” dunia kaidah”, atau “ kehormatan.”

11.
Tanya :
Di samping dunia sollen ada juga adanya mogen.Coba jelaskan apa artinya?

Jawab :
-          Mogen berarti boleh atau kebolehan. Jadi, mogen ialah segala sesuatu yang membolehkan kita untuk berfikir atau bersikap tindak secara tertentu dalam menghadapi pekerjaan atau masalah tertentu pula.
 Contoh:
-          Kalau kita sudah bekerja kita, kita boleh istirahat
-          Dalam bekerja, kita boleh saja bersantai asalkan pekerjaan kita sudah selesai.  
-          Kalau kita mempunyai tagihan atau piutang , kita boleh menagihnya.

12.
Tanya :
Sekarang, coba bandingkan, di manakah letak persamaan dan perbedaan antara sollen dan mogen?

Jawab :
Kedua-duanya merupakan suatu norma teoritis bagi orang untuk bersikap tindak. Denga perkataan lain, kedua-duanya berjumlah menjelma atau menjelmakan dalam pelaksanaan, melainkan masih termasuk “  kehormatan
Sollen bermakna “keharusan” sehingga dapat di kataan merupakan norma yang mengatur atau menitik beratkan pengaturan tentang kewajiban, sedangkan Imogen yang bemakna  “kebolehan “ merupakan norma yang menitkberatkan pengaturanya tentang hak.
13.
Tanya :
Apa yang di maksud degan de jure?

Jawab :
De jure artinya menurut hukum
14.
Tanya :
Apa artinya de facto?

Jawab :
De  facto artinya menurut atau berdasarkan kenyataan (fakta) yang   sebenarnya.
15.
Tanya :
Apakah istilah yang umum di pakai untuk mengakui penguasaan yang hanya secara de factio saja, tetapi tidak secara de jure?

Jawab :
Istilah yang umum di pakai untuk hal ini ialah “penguasaan ilegal”, yakni penguasaan yang tidak menurut hukum, di luar hukum atau sama  sekali  tidak sah menurut hukum.
16.
Tanya :
Berikanlah sekedar gambaran pengartian tentang hukum!

Jawab :
Hukum merupakan peraturan-peraturan, baik yang tertulis maupun tidak, yang ada pada dasarnya berlaku dan diakui orang sebagai peraturan yang harus ditaati dalam kehidupan bermasyarakat.
17.
Tanya :
Apakah masyarakat itu?

Jawab :
Masyarakat ialah sekelompok orang tertentu yang mendiami suatu daerah atau wilayah tertentu dan tunduk pada peraturan-peraturan hukum tertentu pula.
18.
Tanya :
Di manakah letak hubungan antara  hukum dan masyarakat itu?

Jawab :
Hubungan antara hukum dan masyarakat sangat erat dan tak mungkin dapat diceraipisahkan antara satu sama lain, mengingat bahwa dasar hubungan tersebut terletak dalam  kenyataan berikut ini.
a.    Hukum adalah pengatur kehidupan masyarakat. Kehidupan masyarakat tidak mungkin teratur kalau tidak ada hukum
b.    Masyarakat merupakan wadah atau tempat bagi berlakunya suatu hukum. Tidak mungkin ada atau berlakunya suatu hukum kalau masyaratnya tidak ada.
c.    Di samping itu, tak dapat di sangkal adanya kenyataan bahwa hukum itu juga merupakan salah satu hukum itu juga merupakan salah satu sarana utama bagi manuia melalui masyarakat di mana ia menjadi warga atau anggotanya, untuk memenuhi segala keperluan pokok hidupmnya dalam keadaan  yang sebaik dan sewajar mungkin, mengingat  hukum itu pada hakikatnya:
a)    Memberikan perlindungan (proteksi) atas hak-hak setiap orang secara wajar, di samping itu juga menetapkan kewajiban- kewajiban yang harus di penuhinya sehubungan dengan haknya tersebut.
b)   Memberilan juga pembatasan (restriksi) atas hak-hak seseorang pada batas yang maksimal agar tidak menggangu atau merugikan hak orang lain, di samping juga menetapkan batas-batas minimall kewajiban yang harus di penuhinya demi hak wajarnya orang lain.
c)    Jadi ,jelaslah bahwa itu bukan hanya menjamin keamanan dan kebebasan, tetapi juga ketertiban dan keadilan bagi setiap orang dalam berusaha untuk memenuhi segala keperluan hidupnya dengan wajar dan layak.

19.
Tanya :
Apakah yang di maksud dengan subjek hukum?

Jawab :
Subjek hukum ialah suatu pihak yag berdasarkan telah mempunyai hak/ kewajiban/ kekuasaan tertentu atas kekuasaa tertentu.
20.
Tanya :
Bagaimanakah macamnya sujek hukum itu dapat dibedakan?

Jawab :
Pada dasarnya subjek hukum dapat di bedakan atas dasar
a.    Orang,
b.    Badan hukum.
21.
Tanya :
Apakah semua orang dengan sendirinya pasti menjadi subjek hukum?

Jawab :
Ya, sejak lahirnya setiap orang pasti secara langsung pasti telah di anggap menjadi subjek hukum.
22.
Tanya :
Apakah yang di maksud dengan fungsionaris hukum?

Jawab :
Fungsionaris hukum ialah orang- orang yang pada dasarnya membuat suatu hukum itu menjadi berfungsi bagi masyarakat di wilayah dan pada waktu berlakunya.
23.
Tanya :
Apa artinya bila di katakan bahwa suatu hukum itu berfungsi bagi masyarakat diiwilayah dan pada waktu berlakunya?

Jawab :
Bahwa suatu hukum itu berfungsi bagi masyarakat di wilayah dan pada waktu  berlakunya, artinya ialah bahwa hukum itu ditaati orang dan di laksanakan atau di tetapkan sebagaimana mestinya.
24.
Tanya :
Apakah jaksa dan polisi  termasuk fungsionaris di samping hakim?

Jawab :
Ya, sebab mereka termasuk pelaksana hukum.
25.
Tanya :
Apakah yang di maksud dengan definisi hukum?

Jawab :
Jawab : Definisi hukum ialah suatu pengertian tentang hukum yang berlaku umum  dimana -  mana dan bagi siapa saja.
26.
Tanya :
Adakah devinisi hukum dalam arti pengertian tentang hukum yang berlaku umum tersebut ? jelaskan!

Jawab :
Kami (A.Ridwan Halim) berpendapat bahwa pada dasarnya tidak ada definisi hukum dalam arti pengertian hukum  yang berlaku umum tersebut. Adapun pendapat kami ini berdasarkan atas pendapat- pendapat para ahli hukum yang penting di ketahui berikut ini diantaranya menurut Immanuel Kant :
Bahwa definisi hukum dalam arti pengertian yang berlaku tentang hukum itu samapai sekarang ini masih belum juga ada. Dalam kenyataan sampai sekarang ini pun definisi hukum dalam arti definisi yang sempurna  itu masih berusaha untuk di cari-cari oleh para ahli hukum, mengingat definisi hukum yang telah di buat sampai saat ini belum juga di nilai sempurna.
27.
Tanya :
Apakah yang di maksud dengan sumber hukum?

Jawab :
Sumber hukum ialah segala sesuatu yang menimbulkan atau melahirkan hukum. Sumber hukum juga bisa disebut asal mulanya hukum.
28.
Tanya :
Bila di pandang dari hakikatnya, ada beberapa macamkah sumber hukum itu?

Jawab :
Pada dasarnya ada dua sumber hukum, yakni:
a.       Sumber-sumber hukum formal
b.      Sumber-sumber hukum material
29.
Tanya :
Apakah yang di maksud denmgan sumber hukum formal?

Jawab :
Sumber-sumber hukum formal ialah sumber-sumber hukum yang memiliki bentuk-bentuk (formal) tersendiri yang secara yuridis yang telah di ketahui/ berlaku umum
 Adapun yang menjadi sumber-sumber hukum yang formal itu ialah:
a.       Undang-undang,
b.      Kebiasaan/ adat istiadat/ tradisi,
c.       Traktat,
d.      Yurisprudensi,
e.       Doktrin.
30.
Tanya :
Apakah yang di maksud dengan undang-undang?

Jawab :
Undang- undang ialah suatu peraturan hukum yang di susun dan di tetapkan oleh Negara untuk berlaku bagi masyarakat hukum yang bersangkutan.

1 comment:

  1. mau tanya,

    1. apa yang dimaksud dengan disiplin dan rungan lingkupnya...?

    2. terus apa yang dimaksud disiplin hukum...?

    terima kasih___________

    ReplyDelete