2/27/12

SEWA BELI, PERJANJIAN UNTUK MELAKUKAN PEKERJAAN, PENGANGKUTAN, PERSEKUTUAN, PERKUMPULAN

SEWA BELI

Definisi
Perjanjian sewa beli adalah suatu kebiasaan yang diakui oleh undang-undang. Sewa beli mula-mula ditimbulkan dalam praktek untuk menampung persoalan bagaimanakah cara memberikan jalan keluar apabila pihak penjual banyak permintaan untuk membeli barang tapi tidak mampu membayar harga barang sekaligus, sehingga penjual menerima harga barang dicicil tetapi dengan jaminan sebelum harga dibayar lunas barang tidak akan dijual.

Penyerahan hak milik baru akan dilakukan pada waktu dibayar angsuran yang terakhir, penyerahan mana dapat dilakukan dengan suatu pernyataan saja karena barangnya sudah berada dalam kekuasaan si pembeli dalam kedudukannya sebagai penyewa.

Sewa beli berbeda dengan perjanjian jual beli dengan cicilan karena barang seketika diserahkan namun harga boleh dicicil. Dengan demikian barang jadi milik mutlak tetapi ia mempunyai hutang kepada si penjual harga yang belum dibayar.


PERJANJIAN UNTUK MELAKUKAN PEKERJAAN

Perjanjian untuk melakukan pekerjaan ada tiga macam:
a. Perjanjian untuk melakukan jasa-jasa tertentu, yaitu suatu pihak menghendaki dari pihak lawannya dilakukan suatu pekerjaan untuk mencapai suatu tujuan. Untuk mana ia bersedia membayar upah sedangkan apa yang dilakukan untuk mencapai tujuan terserah kepada pihak lawan itu. Contoh pasien dengan dokter, pengecara dengan klien.
b. Perjanjian buruh dengan majikan, yaitu suatu hubungan berdasarkan pihak yang satu berhak memberikan perintah yang harus ditaati oleh yang lain.
c. Perjanjian pemborongan pekerjaan, yaitu suatu perjanjian antara pihak yang memborongkan pekerjaan dengan pihak yang memborong pekerjaan dimana pihak pertama menghendaki suatu hasil pekerjaan yang disanggupi oleh pihak lawan atas pembayaran suatu uang tertentu sebagai harga pemborongan.



PENGANGKUTAN

Definisi
Perjajian pengangkutan ialah suatu perjanjian dimana satu pihak menyanggupi untuk dengan aman membawa orang atau barang dari satu ke lain tempat sedangkan pihak yang lain menyanggupi akan membayar ongkosnya. Setiap kerugian atau kerusakan pada barang yang ditimbulkan dalam pengangkutan dianggap sebagai akibat sari kelalalian pihak pengangkut yang memberikan hak kepada penumpang untuk menuntut ganti rugi, karena perjanjian pengangkutan dapat dianggap selalu dibuat dengan syarat atau jaminan bahwa pengangkutan tersebut akan dilakukan dengan aman.

PERSEKUTUAN

Definisi
Persekutuan adalah perjanjian dengan mana dua orang atau lebih mengikatkan diri untuk memasukan sesuatu dalam kekayaan bersama dengan maksud untuk membagi keuntungan yang diperolehnya. Perjanjian persekutuan tidak mempunyai pengaruh terhadap pihak ketiga. Jika dalam perjanjian persekutuan tidak ditetapkan bagian untung dan rugi, maka bagian masing-masing adalah menurut imbangan dengan apa yang telah masukan dalam persekutuan.

Berakhirnya Persekutuan
1. Dengan lewat waktu
2. Musnahnya barang
3. Kehendak dari sekutu
4. Jika salah seorang meninggal atau ditaruh dibawah pengampuan atau dinyatakan pailit

PERKUMPULAN

Definisi
Perkumpulan atau perhimpunan beberapa orang yang hendak mencapai suatu tujuan dalam bidang non ekonomis bersepakat mengadakan kerjasama yang bentuk dan caranya diletakkan dalam anggaran dasar. Pengurus diwajibkan memberi perhitungan dan tanggung jawab kepada seluruh anggota perkumpulan.

From : Dewi Mayaningsih S.H

No comments:

Post a Comment